tidak memaksakan diri
Februari 27, 2008
Dari ‘Aisyah r.a. berkata: Ketika Nabi saw masuk ke rumah kami bertepatan dengan adanya seorang wanita maka Nabi saw bertanya, “Siapakah wanita itu?” Jawab
‘Aisyah, “Ini Falunah yang terkenal ibadah shalatnya banyak sekali.” Maka Nabi saw bersabda, “Ah (kata yang menyatakan kurang senang), hendaklah ia mengerjakan
menurut kadar kemampuannya dengan tidak memaksakan diri maka Allah tidak akan jemu (bosan) menerima amalmu sehingga kamu sendiri yang jemu beramal dan
perilaku agama yang disukai Allah ialah yang dikerjakan terus-menerus.”
(Bukhari – Muslim)